Sabtu, 18 Juni 2016

Agensi Siap Tindak Tegas Pemerasan dan Tuduhan Palsu Terkait Kasus Park Yoochun



Kasus penyerangan seksual yang melibatkan Park Yoochun JYJ belakangan semakin membesar, membuat C-Jes Entertainment siap untuk menindak tegas pemerasan dan tuduhan palsu.

Diawali dengan gugatan yang diajukan oleh pacar seorang wanita bermarga Lee yang mana kini gugatannya telah dicabut, lalu kemudian seorang wanita lainnya muncul dan mengakui bahwa ia juga merupakan korban kekerasan seksual Yoochun.

Kini muncul lagi laporan dari seorang wanita yang juga mengaku sebagai korban kekerasan seksual Yoochun.
Munculnya berbagai tuduhan tersebut tampaknya membuat agensi C-Jes Entertainment tidak dapat berdiam diri.
Pada hari ini, Jumat (17/06) agensi merilis pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka berencana untuk mengambil tindakan tegas untuk menentang individu yang menuduh Park Yoochun melakukan kekerasan seksual.

Berikut pernyataan resmi C-Jes Entertainment: "Kami mohon maaf atas keterlibatan dalam sebuah insiden yang sangat mempengaruhi masyarakat. C-JeS Entertainment telah mencoba untuk menahan diri dari menanggapi berbagai laporan mengenai Park Yoochun.

Karena kami pikir itu akan mengantri secara tepat untuk mendapatkan respon secara hukum setelah hasil penyelidikan polisi keluar, bukan untuk menanggapi media ketika kebenaran belum ditentukan.

Tapi kami menyadari bahwa tidak ada gunanya menunggu hasil polisi seperti yang telah kita amati lewat berbagai tuduhan sembarangan yang diajukan terhadap Park Yoochun.

Pertama, kami berencana untuk mengajukan keluhan pada hari Senin atas pemerasan dan tuduhan palsu dalam hal tuduhan [penyerangan seksual] pertama, yang mana fakta-fakta telah ditentukan, ke kantor Polisi Gangnam.

Begitu fakta telah ditentukan untuk kasus kedua, kami berencana untuk memberikan respon tegas juga.

Kami berencana untuk secara aktif bekerja sama dengan penyelidikan polisi untuk membuktikan tidak bersalah Park YooChun dan untuk rehabilitasi image-nya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar